Tren pemesanan hotel di 2026 berubah ke arah last-minute dan durasi menginap lebih pendek.
- 2 hari yang lalu
- 2 menit membaca
Perilaku pemesanan hotel sedang bergeser menuju durasi menginap yang lebih singkat dan keputusan yang semakin mendekati hari keberangkatan (last-minute), dan tren ini terus menguat sejak 2023 tanpa tanda melambat di 2026. Tren utama
Durasi menginap yang lebih pendek menjadi normal
Pencarian untuk menginap satu malam meningkat signifikan (dari 28% → 37% secara global). Sebaliknya, durasi menginap lebih lama (8–14 hari) mengalami penurunan. Perubahan ini paling kuat terjadi di pasar negara maju, khususnya Amerika Utara. Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap terus menurun di seluruh dunia.
Perilaku pemesanan last-minute meningkat
Pencarian hotel dalam 28 hari sebelum perjalanan meningkat menjadi 38% (+9%). Pemesanan tiket pesawat juga semakin dekat dengan tanggal keberangkatan, meskipun tidak sedrastis hotel. Wisatawan masih melakukan banyak riset, namun menunda keputusan akhir.
Aktivitas pencarian meningkat
Wisatawan tidak memesan secara impulsif—justru mereka melakukan riset lebih banyak dari sebelumnya. Rata-rata wisatawan membandingkan banyak pilihan (sekitar 25 hotel) sebelum memesan.
Faktor pendorong perubahan
Tekanan ekonomi + keinginan kuat untuk bepergian
Kenaikan biaya perjalanan mendorong wisatawan memilih perjalanan yang lebih singkat dan berfokus pada value. Meski begitu, sebagian besar wisatawan tetap memprioritaskan perjalanan dalam anggaran mereka.
Perubahan demografi
Lebih banyak rumah tangga tanpa anak dan pensiunan → fleksibilitas lebih tinggi. Ketergantungan terhadap musim liburan tradisional semakin berkurang.
Perubahan menuju perjalanan yang fleksibel dan berfokus pada pengalaman
Pertumbuhan perjalanan di luar musim ramai (off-peak) dan perjalanan multi-destinasi. Wisatawan ingin memaksimalkan pengalaman dalam waktu yang lebih singkat.
Teknologi dan AI
Alat berbasis AI memudahkan proses riset dengan cepat dan lebih percaya diri. Hal ini memungkinkan keputusan pemesanan dilakukan lebih cepat, bahkan secara last-minute.
Sorotan regional
Amerika Utara menunjukkan perubahan paling signifikan. Menginap satu malam kini mendominasi (>50% dari pencarian). Terjadi peningkatan kuat dalam pemesanan last-minute. Wilayah lain menunjukkan pola serupa, meskipun tidak seekstrem ini.
Implikasi bagi hotel
Model pricing dan forecasting tradisional semakin kurang efektif. Hotel perlu beradaptasi dengan harga yang dynamis, pemantauan data dan permintaan secara real-time. Strategi penawaran last-minute Jendela dengan waktu pemesanan semakin pendek, sehingga pengambilan keputusan yang cepat menjadi sangat penting.
Kesimpulan
Wisatawan di tahun 2026 semakin fleksibel, sensitif terhadap harga, dan berbasis riset. Hal ini mendorong perjalanan yang lebih singkat dan pemesanan yang semakin mendekati tanggal keberangkatan. Hotel yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perilaku yang lebih dinamis dan tidak terduga ini akan memiliki posisi lebih kuat dalam menangkap permintaan pasar.
Dapatkan data lengkap di LightHouse




